Translation of "coccus" into Indonesian
kokus, Kokus are the top translations of "coccus" into Indonesian. Sample translated sentence: Streptococcus mutans is a facultatively anaerobic, gram-positive coccus (round bacterium) commonly found in the human oral cavity and is a significant contributor to tooth decay. ↔ Streptococcus mutans adalah kokus (bakteri berbentuk bulat) anaerob fakultatif gram-positif yang biasa ditemukan dalam rongga mulut manusia dan merupakan kontributor yang signifikan untuk kerusakan gigi.
coccus
noun
grammar
Any approximately spherical bacterium [..]
-
kokus
noun -
Kokus
-
Show algorithmically generated translations
Automatic translations of "coccus" into Indonesian
-
Glosbe Translate
-
Google Translate
Add example
Add
Translations of "coccus" into Indonesian in sentences, translation memory
Streptococcus mutans is a facultatively anaerobic, gram-positive coccus (round bacterium) commonly found in the human oral cavity and is a significant contributor to tooth decay.
Streptococcus mutans adalah kokus (bakteri berbentuk bulat) anaerob fakultatif gram-positif yang biasa ditemukan dalam rongga mulut manusia dan merupakan kontributor yang signifikan untuk kerusakan gigi.
Originally, under the prescribed regulations of the Law, before a cured victim of leprosy could return to normal living, an elaborate two-part ceremony was necessary, the first part involving the use of water, cedarwood, coccus scarlet material, hyssop, and two birds.
Pada awalnya, menurut pengaturan yang ditetapkan Hukum, seorang penderita kusta yang sembuh dapat kembali kepada kehidupan normal setelah diadakannya sebuah upacara rumit yang terdiri dari dua bagian; bagian pertama menyangkut penggunaan air, kayu aras, bahan berwarna kirmizi, hisop, dan dua ekor burung.
To make the ephod worn by the high priest, plates of gold were beaten into thin sheets, from which were cut threads “to work in among the blue thread and the wool dyed reddish purple and the coccus scarlet material and the fine linen, as the work of an embroiderer.”
Pada waktu membuat efod yang dikenakan oleh imam besar, lempeng-lempeng emas dipukul-pukul menjadi lembaran tipis, yang kemudian dipotong-potong menjadi benang ”untuk diselisipkan di antara benang biru dan wol yang diwarnai ungu kemerah-merahan dan bahan berwarna kirmizi dan linen halus, yang dikerjakan oleh seorang penyulam”.
Coccus scarlet, also known as kermes, was a dye that yielded a brilliant-red, or scarlet, color.
Kirmizi, yang juga disebut kermes, adalah bahan pewarna yang menghasilkan warna merah menyala.
A sash of fine twisted linen woven with blue, reddish purple, and coccus scarlet thread went around the body, probably above the waist. —Ex 28:39; 39:29.
Sebuah sabuk linen yang dipintal halus dan ditenun dengan benang biru, ungu kemerah-merahan, dan kirmizi dililitkan pada sekeliling tubuh, mungkin di atas pinggang.—Kel 28:39; 39:29.